ayat penghancur sihir

Ayat Penghancur Sihir, Penangkal Gangguan Jin dan Serangan Ilmu Hitam

Ayat Penghancur Sihir, Penangkal Gangguan Jin dan Serangan Ilmu Hitam – Serangan ghaib yang secara halus menyerang fisik/ badan/ jasmani seseorang memang tak bisa dianggap remeh. Mau percaya atau tidak, nyatanya ilmu sihir, ilmu santet, ilmu guna guna atau jenis ilmu hitam lainnya itu memanglah ada dan benar nyata. Jika taka da, lalu mengapa banyak kiyai yang membuka jasa ruqyah? Tentunya hal ini karena adanya keresahan warga oleh adanya serangan serangan ghaib semacam itu. Bahkan sihir tak hanya menyerang fisik saja, namun juga batin seseorang. Misalnya dibuat hilang ingatan, dibuat stress atau gila.

Lalu bagaimana mengatasi masalah ini? Tenang saja, ada sebuah Ayat Penghancur Sihir yang insya Allah mustajab. Ayat ini bisa Anda amalkan sehari hari sebagai wirid harian setelah sholat fardhu atau sebelum tidur. Ayat doa ini kami dapatkan dari seorang Paranormal Kudus, yaitu Kang Masrukhan (Guru Besar Asosiasi Parapsikologi Nusantara).Mau tahu seperti apa wirid atau dzikirnya? Mari simak selengkapnya!

Ayat Penghancur Sihir Paling Mustajab Tangkal Ilmu Hitam

Ayat Penghancur Sihir ini adalah dua ayat terakhir dari surat AlBaqarah dalam Al Quran. Bunyi dua ayat ini yaitu ;

Surah Al-Baqarah ayat 285

آَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آَمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

” A MANARRASUULU BIMAA UNZILA ILAIHI MIN ROBBIHI WAL MU’MINUNA KULLU AMANA BILLAHI WAMALAA IKATIHI WAKUTUBIHI WARUSULIHI LA NUFARRIKU BAYNA AHADIN MIN RUSULIHI WAKULU SAMI’NAA WA ATHO’NAA GHUFRONAKA RABBANA WAILAIKAL MASYIIRU “

Artinya : ” Rasul (Muhammad) telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, begitu pula dengan orang-orang yang beriman. Mereka semuanya beriman kepada Allah, para malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan juga rasul-rasul-Nya. (Mereka berucap): ‘Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, serta mereka berucap: “Kami dengar dan kami patuh.” (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan ,dan pada-Mu lah tempat kembali.” (Al Quran Surah Al Baqarah ayat 285)

Surah Al-Baqarah ayat 286

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

” LAA YUKALLIFULLAHU NAFSAN ILLA WUS’AHAA LAHAA MAKASABAT WA ‘ALAIHAA MAKTASABAT RABBANAA LAA TUWAA KHIDNAA INNA SIINAA AU AKHTHO’NAA RABBANAA WALAA TAHMIL ‘ALAINAA ISRON KAMAA HAMALTAHU ‘ALALLADZINA MINKOBLINA RABBANAA WALAA TUHAMMILNAA MAA LAA THOO QOTALA NAA BIHI WA’FU ‘ANA WAKHFIRLANAA WARHAMNAA ANTA MAILAANAA FANSURNAA ‘ALAL QOUMIL KAAFIRIINA “

Artinya : ” Allah tidak akan memberikan cobaan kepada seorang hambanya melainkan sesuai dengan kemampuan hamba tersebut. Dia mendapatkan pahala (dari amal kebajikan) yang telah dia usahakan dan dia mendapat siksa (dari amalan buruk) yang telah diperbuatnya. (Mereka berdoa): ” Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau jika kami bersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau memberikan beban pada kami suatau beban yang berat seperti yang telah Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau memikulkan untuk kami apa yang tidak sanggup untuk kami memikulnya. Berilkan maaf-Mu pada kami, Berikan ampun-Mu pada kami, serta berikanlah rahmat untuk kami. Engkaulah Penolong kami, untuk itu tolonglah kami dari orang orang yang kafir .” (Al Quran Surah Al-Baqarah ayat 286)

Menurut Kang Masrukhan dan para ulama lainnya, dua ayat terakhir Surah Al Baqarah ayat ke-285 dan 286, yang menurut ahli hadis keutamaannya sangat tinggi.

Dari An-Nu’man bin Basyir ra.dari Nabi saw. Beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah telah menulis kitab dua ribu tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi. Di dalamnya Allah menurunkan dua ayat yang menutup surat Al Baqarah. Tidaklah kedua ayat tersebut dibaca dalam sebuah rumah selama tiga hari, melainkan syetan tidak akan mampu mendekatinya.” (HR. Tirmidzi).

Demikian tentang ayat penghancur sihir, semoga bermanfaat untuk Anda. Barokallah.

173 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini